Materi X DKV SMK ERA PEMBANGUNAN Perkembangan Teknologi Industri dan Dunia Kerja Bidang Desain Komunikasi Visual

 Materi X DKV SMK Era Pembanguna 
Perkembangan Teknologi Industri dan Dunia Kerja Bidang Desain Komunikasi Visual

Tujuan pembelajaran 

 1 menjelaskan perkembangan proses produksi industri ekonomi kreatif; 
2. menjelaskan Industri 4.0 dan Internet of Things; 
3.mengenali teknologi digital dalam dunia industri; dan 
4. menjelaskan isu pemanasan global, perubahan iklim, aspekaspek ketenagakerjaan,

A. Perkembangan Proses Produksi Industri Kreatif Industri kreatif di Indonesia
saat ini telah menjadi motor penggerak perekonomian nasional. Salah satunya bidang DKV. Bidang ini merupakan satu dari empat subsektor ekonomi kreatif yang mengalami pertumbuhan sangat pesat. DKV memiliki peranan penting dan mampu memberikan dampak besar terhadap subsektor ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan mengasah kemampuan di bidang industri kreatif, dapat menghasilkan sebuah karya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Contoh industri kreatif yang sedang trending saat ini adalah YouTuber, perfilman, fotografi, periklanan, dan selebgram. Industri kreatif merupakan awal dari aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan penciptaan atau penggunaan pengetahuan dan informasi teknologi. Industri kreatif sering disebut dengan industri budaya atau ekonomi kreatif. Menurut John Howkins (2013), ekonomi kreatif terdiri atas periklanan, arsitektur, seni, kerajinan, desain, fashion, film, musik, seni pertunjukan, penerbitan, penelitian dan pengembangan (R&D), perangkat lunak, mainan dan permainan, televisi dan radio, serta permainan video. Muncul pula definisi yang berbeda-beda mengenai sektor ini. Namun, sejauh ini penjelasan Howkins masih belum diakui secara internasional. Industri kreatif merupakan awal proses penciptaan, inovasi, kreativitas, dan ide baru dari seseorang atau sekelompok orang yang dapat menghasilkan produk-produk baru. Produk ini dijadikan produk ekonomi yang mempunyai nilai jual tinggi. Dengan begitu, maka industri kreatif memiliki manfaat sebagai berikut. 1. Dapat menumbuhkan kreativitas. 2. Menghasilkan inovasi produk-produk terbaru. 3. Menciptakan ide-ide yang baru. Industri kreatif ini dapat menjadi alternatif lain dalam perkembangan industri di Indonesia saat ini, khususnya di bidang DKV. 

B. Desain Komunikasi Visual dalam Industri 4.0
 Kalian sering mendengar istilah Revolusi Industri 4.0. Revolusi industri merupakan suatu perubahan besar mengenai cara manusia dalam mengolah sumber daya dan memproduksi sebuah barang. Revolusi industri berawal dari terjadinya fenomena pada tahun 1750–1850. Saat itu telah terjadi perubahan besar-besaran di bidang pertanian, transportasi, dan teknologi.


Secara umum, istilah revolusi teknologi memanfaatkan komputer dan robot sebagai salah satu dasar perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi memberikan pengaruh besar pada bidang DKV. Pada awalnya DKV sering disebut desain grafis. Desain grafis merupakan turunan dari seni terapan (applied art). Pada awal perkembangannya, desain grafis hanya disebut dengan desain. Kata desain muncul akibat dari revolusi industri di Eropa pada awal abad ke-20 dan istilah desain grafis mulai dipopulerkan. Desain grafis pada masa revolusi industri dikerjakan oleh para seniman. Dengan adanya perkembangan teknologi pada awal abad ke20, media komunikasi seperti media komputer dan elektronik mulai dimanfaatkan oleh desainer. Perkembangan teknologi komputer grafis yang dapat mengolah gambar dan video, mengakibatkan berkembangnya profesi pada desain grafis. Desain grafis saat ini lebih erat kaitannya dengan teknik cetak saja sehingga ruang lingkupnya dianggap sempit. Desain grafis dianggap tidak mampu mengakomodasi proses desain yang dilakukan media audio visual. Oleh karena itu, desain grafis telah berkembang menjadi DKV. DKV berkembang terus mengikuti perkembangan teknologi. DKV melahirkan suatu gagasan dan kreativitas yang baru berdasarkan budaya dan pengetahuan. Pada dasarnya DKV memiliki fungsi dan tujuan untuk memberikan informasi, pesan, instruksi, dan persuasi. DKV mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi pada produk yang diinformasikan, juga nilai tambah secara sosial, budaya, dan lingkungan. DKV dijadikan salah satu sarana dalam mengomunikasikan pesan visual kepada masyarakat, dengan cara mengolah elemen visual berupa ilustrasi, tipografi, dan warna. Seorang desainer komunikasi visual mampu memberikan solusi kreatif bagi produk-produk ekonomi kreatif lainnya yang memiliki masalah dalam mengomunikasikan produknya. Perancangan desain kemasan (packaging) sampai visual branding sebuah produk lokal dapat meningkatkan nilainya secara ekonomis. Dengan memanfaatkan promosi-promosi melalui media sosial dan perancangan desain kemasan yang menarik, maka dapat meningkatkan kualitas sebuah produk. Karena itu, ekonomi kreatif diharapkan mampumenjadi solusi dalam menghadapi persaingan global. Kreativitas, ide, dan gagasan yang orisinal yang dikolaborasikan dengan teknologi dapat meningkatkan nilai kualitas produk. Industri kreatif pada Revolusi Industri 4.0 memasuki ranah industri yang baru dan bebas, dalam arti tidak ada batasan. Adanya teknologi komputer sangat membantu kerja seorang desainer. Contoh hasil industri kreatif khususnya bidang DKV saat ini adalah metaverse, NonFungible Token (NFT), new media, Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR). Metaverse dapat diartikan sebagai konsep 3D berkelanjutan. Metaverse menggabungkan beberapa ruang virtual yang berbeda. Metaverse hampir sama dengan internet yang berisi situs web yang berbeda, tetapi dapat diakses melalui satu browser saja. Non-Fungible Token (NFT) merupakan aset digital yang memperlihatkan objek dunia nyata seperti lukisan, seni musik, item pada game, hingga video pendek. Konsep menjual karya seni ini dapat melalui galeri seni virtual dan dianggap dapat menghasilkan peluang miliaran rupiah. New media (media baru) merupakan penyampaian informasi melalui teknologi digital. Selama ini, yang kalian ketahui bahwa informasi seperti  


berita hanya dapat diperoleh melalui koran, tabloid, dan majalah. Namun, informasi tersebut sekarang sudah dapat ditampilkan dan disalurkan melalui perangkat komunikasi yang terhubung dengan internet.

C. Teknologi Digital Desain Komunikasi Visual dalam Industri

Peralihan dan penggunaan teknologi digital dalam industri DKV telah melalui jalan yang panjang. Kemajuan teknologi digital yang menggantikan teknologi analog dan manual telah menghasilkan proses produksi yang lebih efisien dan bermutu tinggi. Peralatan yang sebelumnya menggunakan teknologi analog beralih menggunakan komputer, kamera foto dan video, digital printer, digitizer, gawai digital, media publikasi digital, dan sebagainya. Teknologi digital dalam industri DKV meliputi penggunaan software komputer dalam membuat desain. Sebelum berkembangnya komputer, gambar desain masih dibuat secara manual, mulai dari proses sketsa hingga finishing. Teknik pewarnaan juga masih dengan teknik lukis kuas atau menggunakan airbrush. Beberapa dengan cara pengembangan teknik fotografi dan teknik cetak datar (cetak ofset). 
Pada awal penggunaannya, software komputer mengalami banyak penolakan. Beberapa desainer masih menganggap garis gambar hasil komputer tidak memiliki sentuhan estetika manusia dan terkesan kaku, tidak dinamis. Memang pada awal perkembangannya, hasil gambar digital dari software komputer belum bisa seperti sekarang ini. Mesin cetaknya pun masih terbatas dalam menggambarkan garis. Akan tetapi, seiring perkembangan teknologi komputer grafis dan printer, semakin banyak desainer yang beralih ke media digital. Perkembangan kamera digital pun mengalami hal yang sama pada awal perkembangannya. Banyak fotografer masih menganggap hasil gambar kamera digital Single Lens Reflex (SLR) tidak setajam kalau menggunakan kamera SLR manual. Hal tersebut dikarenakan kemampuan resolusi gambar kamera digital juga masih rendah. Belum lagi dengan banyaknya desas-desus kalau kamera digital SLR tidak awet, susah perawatannya, dan suku cadangnya mahal atau langka. Akan tetapi, seiring berkembangnya teknologi kamera digital, semakin banyak fotografer yang beralih menggunakan peralatan kamera digital. 

AYO BERDISKUSI KELOMPOK 
1.    Buat kelompok 4- 5 orang 
2. Perkembangan kamera digital SLR dari tahun ke tahun semakin canggih. Carilah informasi di internet tentang jenis kamera digital SLR yang banyak mengalami perkembangan. Apa saja yang kalian peroleh dari perkembangan kamera tersebut? Diskusikan dengan teman kalian.

Komentar

Postingan Populer